Sunday, April 13, 2014

Perfect Blue (1997) Review


Anime, sebuah hadiah bagi umat manusia dari negeri matahari terbit. Jujur belum begitu banyak Anime-Movie yang pernah gua tonton sebelumnya, palingan yang well-known well-established seperti Akira, Spirited Away, My Neighbor Totoro, Paprika, Tokyo Godfathers, The Girl Who Leapt Through Time, Neon Genesis Evangelion, semacam itu. Dan sudah lama banget rasanya gua ga nonton feature length anime! Terakhir kalo gak salah rasanya 2012 pas nonton Akira. Tapi baru-baru ini gua revisit genre ini karena kebetulan gua lagi iseng surfing di forum otaku soal "Film tentang stalking dan idol group" dan well well well ternyata berujung pada pertemuan gua dengan film garapan Satoshi Kon, Perfect Blue.

In a nutshell, this is a movie about Japanese Female Pop Idol Groups, Stalking & Ngidol.




Mima Kirigoe (Junko Iwao), seorang gadis muda cantik jelita hidup gembira berprofesi sebagai member center dari Pop Idol Group "CHAM" bersama Rei (Shiho Niiyama) dan Yukiko (Emiko Furukawa). Tapi semua berubah ketika Mima mendapat tawaran untuk menjadi aktris di serial drama televisi. Tentu saja Mima tak bisa menjadi idola dan aktris sekaligus, dia harus memilih salah satu profesi. Atas tekanan dari Manajernya, Tadokoro (Shinpachi Tsuji) Mima pun memilih menjadi aktris, meninggalkan profesinya terdahulu sebagai idola walau Mima masih ragu. Teman sekaligus manajer Mima, Rumi (Rica Matsumoto) membantu dia beradaptasi dengan hidupnya yang baru, namun tentu saja namanya film thriller, ya ceritanya ga mulus mulus saja. Seorang fans diehard Mima tidak terima dengan keputusannya keluar dari CHAM. Dan kewarasan Mima pun menjadi pertaruhan saat ia terus menerus diancam dan diuntit seorang fans obsesif sinting Me-Mania.


Habis nonton ini sih, gua cuma bisa bilang; "Black Swan is totally overrated"

This is obviously Mariko Shinoda, Atsuko Maeda, & Tomomi Itano
Goodness heavens, Perfect Blue have all the makings of a cult indie movie!
Disturbing Plot (check)
Disturbing Characters (check)
Asian (check)
Titties (check, oh wait... It's anime tits)

Orang orang japonais ini memang harus banget diacungi dua jempol, karya karya yang mereka hasilkan itu selalu saja orisinil dan fresh. Dari manga yang jenius seperti 20th Century Boys karya Naoki Urasawa, atau Oldboy karya Garon Tsuchiya yang kemudian diangkat jadi film legendaris. Novel groundbreaking seperti Battle Royale-nya Koshun Takami yang diadaptasi jadi film layar lebar dan bahkan mengispirasi *uhuk* Hunger *uhuk* Games *uhuk* batuk gua. Dari sini aja udah ada pattern, kenapa para sineas dunia belom ngeh juga? "Mau bikin film bagus? Adaptasi deh karya orang jepang!" KFG aja setengah mati nabung buat dapetin lisensi film 20th Century Boys dari Urasawa-senpai. 

Jepang telah menyumbang banyak hal bagi umat manusia, dari sutradara andal (Akira Kurosawa, Yasujiro Ozu, Masaki Kobayashi, Mikio Naruse) aktor hebat, (Toshiro Mifune, Tatsuya Nakadai, Setsuko Hara), video game (Mario Bros, Sonic, Legend of Zelda, Metal Gear Solid) tapi tak diragukan lagi, sumbangan terbaik bagi umat manusia dari Jepang itu ya IDOL GROUP! KYAAAAAAA!


INI OSHI ANE GAN! dia manis ya! ~nyanchaaan~ XD

duh nyan~ kamu ga usah cosplay-cosplayan segala~
ehem.. salah fokus tadi. 
Here's my review


Perfect Blue merupakan sebuah cerita yang sebenernya bener bener realistis, dan mungkin banget ini terjadi di masa kini. Apalagi ya sekarang kan serba canggih, jadi stalking dipermudah. Ditambah pula yang namanya fans idol posesif/obsesif (dibaca: wota garis keras) itu sekarang mewabah sampe tanah air. Jadi Perfect Blue ini bisa dianggap sebagai cautionary tale buat para member idol group juga sebagai simulasi stalking bagi para wota.

ini adalah wujud wota garis keras dalam anime
ini wujud wota garis keras dalam dunia nyata


Satoshi Kon menyajikan kisah mendebarkan yang terkadang ngebikin lo garuk-garuk kepala akibat presentasinya yang rada-rada mindfuck. Awal awal itu kyk anime perempuan, unyu kawaii, lalu perlahan perlahan cerita mulai jadi preposterous! Ada saat saat dimana lo sendiri jadi mempertanyakan kewarasan diri lo terutama saat chapter chapter akhir... Wah.... Kampret.


tampang gua persis begini waktu nonton chapter-chapter akhir


Perfect Blue adalah sebuah misteri psikologis kejiwaan mengasyikan yang terus menerus membuat penonton menjadi semakin tertarik pada setiap adegan demi adegan mindblowing tiap karakter yang penuh warna. Namun satu hal yang sudah sangat jelas;


Dunia peridolan memang sangat kelam....



6 comments:

  1. Kok negara tirai bambu?? Negara Sakura kaleeee... Tirai Bambu tuh Negara China bung!!

    Perfect Blue ini anime favorit saya dari seorang Satoshi Kon..

    Beberapa adegan di anime ini bisa ditemui juga di film Requiem for a Dream, terutama adegan fenomenal masukin wajah ke dalam bak mandi ..

    Lanjut tonton karya Kon lainnya kayak Paprika yang katanya inspirasi Inception, Tokyo Godfathers dan Millennium Actress

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya itu kesalahan dari saya, mohon maaf akan segera saya perbaiki. Soalnya ya Perfect Blue ini mindfuck total, jadi saya rada puyeng juga habis nonton XD

      Delete
  2. Bung,ditonton dunk live action 20th centuries boy part I II III y,terus di review,pilemy dah lama banget edar koq....dri tahun 2008 or 09 gitu

    ReplyDelete