Saturday, January 25, 2014

Top 10 Most Underrated Playstation 2 Games.


I know, I know... Ini udah era generasi kedelapan konsol gaming, eranya Playstation 4, sekarang zamannya seamless gaming & Oculus Rift. Tapi sebagai manusia yang terlahir di zaman keemasan konsol generasi kelima, dimana Sega Saturn dan Playstation One saat itu menguasai jagad gaming, saya sangat menikmati nostalgia gaming. 

Saya akui saat generasi kelima saya sudah seorang hardcore gamer, tetapi pas generasi keenamlah saya bermetamorfosis menjadi True Gamer. Playstation 2 saat itu adalah sahabat sejati saya, dia menemani saya dengan setia dari awal tahun 2003 hingga akhir 2008. Wah, mungkin ada sekitar ratusan Game-game yang telah kami lalui bersama, dari game sampah dapur seperti "Jimmy Neutron: Boy Genius", "Backyard Wrestling", etc.. Hingga video game-game mahadahsyat seperti "Grand Theft Auto III", "Persona 3", "Resident Evil 4" sampe game-game miscellaneous gajelas kayak "7 Sins" & "Playboy The Mansion". Gue sendiri bisa main game sampe bejibun banyak gitu ya karena konon dulu pasar gaming negeri ini di dominasi oleh disc bajakan dengan kisaran Rp. 6000 per disc~ 4 lemari gue isinya game bajakan semua, dan jujur nih ya gue langsung confession langsung di artikel ini; gue sama sekali belom pernah main game PS2 ori.

Game-game seperti seri God of War, Devil May Cry, atau Metal Gear Solid itu dapat sanjungan yang luar biasa positif dari komunitas gaming, wajar, karena gamenya emang bagus. Tetapi ada juga game-game yang golden, tapi ga dapat sambutan yang pantas terhadap kualitasnya. Sebut saja contohnya "Marc Ecko's Getting Up", sebenernya ini game unik yang luarbiasa innovatif, tapi sulit diterima masyarakat luas, dan juga cult sleeper hit "Way of The Samurai". Pada awalnya orang-orang pada ga tau soal WOTS, pas mulai seri ketiga aja baru Tenar. "Shenmue" (walau bukan PS2) banyak orang ga tau & belom pernah main, padahal itu adalah salah satu game terbaik sepanjang masa.

nah kali ini KFG akan memberi listing 10 game paling underrated PS2 yang seharusnya dapat rating yang lebih layak.




10. Evil Dead: A Fistful of Boomstick

liat deh, covernya aja udah gokil gini
Bruce Campbell sebagai Ash Williams ini salah satu figur dark humor paling prominent. Evil Dead ini cult film. Bayangin apabila dijadikan video game? Mungkin yang pertamakali terpikirkan olehmu adalah jadinya seperti game survival horror ala Resident Evil, Horror-Adventure ala Silent Hill, atau malah Horror-Shooter ala Left 4 Dead. Tetapi ternyata o ternyata THQ malah bikin game Evil Dead dalam format Hack & Slash! Gile, ini innovasi baru dalam genre zombi. Bayangkan si Ash ngebantai para deadites sendirian! tanpa game ini ga bakalan deh ada Dead Rising atau State of Decay!



9. Monster Attack


Pernah nonton Ultraman? Seri populer tokusatsu-kaiju dari negeri tirai bambu? dari kampungnya Rena Nozawa? masa ga pernah sih, pasti semua orang udah pernah nonton, walau ga pernah nonton minimal taulah soal Ultraman. Format Ultraman itu dari Ultra Q dulu sampe Ultraman Ginga sekarang tetep sama, Monster menyerang bumi, ada pahlawan raksasa yang menghentikannya, dibantu pasukan penjaga bumi. Biasanya jagoan utamanya ini anggota pasukan penjaga bumi tsb, (Setau gue cuma Ultra Seven aka 'Ultraman Hipster' yang jagoannya bukan anggota pasukan penjaga bumi). Ingat GUTS & Ultraman Tiga, EYES & Ultraman Cosmos? Nah kalo game ini ibarat alternate universe dimana monster itu ada, tapi Ultramannya ga ada. Semua bergantung pada paskukan penjaga bumi ini! Apakah pasukan penjaga bumi bisa berkutik tanpa kehadiran seorang Ultraman? Bisa dong, sistem FFA no holds barred berlaku disini. Apapun bisa digunakan untuk melawan para monster ini, dari meriam sains fiksi, jet masa depan, hingga VTOLcraft. Mungkin hal yang kurang dari game ini adalah grafisnya yang buruk & ga ada yang bisa berubah jadi Ultraman!

Shadow of the Colossus is overrated IMO


8. Red Dead Revolver


Kebanyakan orang bahkan tidak tau kalo sebenernya ada game Red Dead sebelum Red Dead Redemption. Begitulah nasib Red Dead Revolver saat ini. Game western semi-sandbox yang terlupakan. Padahal ini tuh golden gem PS2. Cerita yang immersive, Graphic yang lumayan pada masanya, Shooter yang enak banget. Ini satusatunya pemenuh hasrat fans western akan game bagus selain Call of Juarez. Dan yang lebih penting, game ini adalah basis bagi Masterpiece GOTY 2010, Red Dead Redemption.

tanpa game ini..
... ga bakalan ada game ini


7. 25 to Life


Jika lo kira Grand Theft Auto: San Andreas itu Gangster, berarti lo belom pernah main 25 to Life cooy. Menurut gue ini jadinya apabila Quentin Tarantino ngebikin game TPS, Ceritanya gokil gila, Non-Linear, trus multiple character dari beberapa sudut pandang berbeda, contoh, pas chapter awal lo jadi gangster yang keluarganya diculik, pas chapter kedua lo jadi Polisi yang berusaha nangkep gangster diawal, dan pas chapter ketiga lo jadi gangster rival yang nyulik keluarga si gangster awal. Suer deh kalo belom main, lo mesti coba bro.




6. XIII


Pernah dengar Ubisoft? Ya, perusahan developer/publisher video game multinasional yang terkenal akan seri Assassin's Creed, Far Cry, Watch Dogs, dan adaptasi-adaptasi Tom Clancy? Menurut kalian apasih yang bikin ubisoft sesukses sekarang? Mungkin ada yang berkata gara-gara Rayman, mungkin karena Prince of Persia, atau bahkan mungkin gara-gara Ape Escape? Mungkin memang benar game game diatas membuat ubisoft jadi tenar, tapi buat gue pribadi yang bikin gue ngefans & kagum sama ubisoft adalah XIII. XII ini adalah kejadian dimana Max Payne dan Hank Moody jadi satu dalam dunia komik. Ceritanya sepertinya yang bikin ini Tom Clancy deh, Dengan graphic 'Cel Shaded' membuat game ini terlihat layaknya sebuah komik, dan last but not least, si David Duchovny sendiri yang jadi Voice Actor si tokoh utama!





5. Ecco the Dolphin: Defender of The Future


Hayo hayo.. pasti kebanyakan dari elo belum pernah main game ini. Hell, mungkin tau aja enggak! Soalnya ini game langka banget, dan sama sekali tidak memikat gamer. Kenapa gue bisa jadi main game ini karena gue suka gambar covernya. Trus gue coba main, hell ternyata bagus! Ini game sandbox dalam laut, kita main jadi lumba-lumba bernama Ecco, layaknya lumba-lumba, Ecco bisa loncat dari air dan berenang kesana-kemari. Nah soal plot, bagaimana caranya bikin plot yang sesuai sama lumba-lumba? ternyata plotnya bikin gue kaget bukan main, surreal abis. Yang pasti tentang alien yang nyerang planet bumi, dan yang menyelamatkan dunia adalah Lumba-lumba!




4. Fahrenheit


Pernah main Heavy Rain? Beyond: Two Souls? maka kalian tau hal yang sama dari kedua game itu adalah sebenernya kedua game itu bukan video game, melainkan sebuah interactive movie. Dan ga bakalan ada Heavy Rain atau Beyond: Two Souls kalo bukan gara-gara Fahrenheit. Karena Fahrenheit lah sang pelopor genre immersive interactive adventure. Dan it goes without saying that Fahrenheit mempunyai story paling extraordinary dari seluruh semesta video game. A glipse of the story; Chapter kesatu elo sebagai karakter utama tersadar di WC, dengan orang mati disebelah habis ditusuk pisau. Wah apa yang musti dilakukan? Apakah lo kabur? Sembunyikan mayatnya? Pisaunya gimana? semua tergantung player bagaimana cara kabur dari situ. Chapter kedua lo jadi detektif yang menyelidiki pembunuhan di WC tadi, dan berusaha mengungkap pelaku tsb. Game ini ga bisa dijelaskan kehebatannya lewat tulisan. lo harus main sendiri gamenya biar tau.






3. Jak 3


Sebenernya sih gue mau masukin Jak 2 ke list, tapi ga jadi, menurut gue Jak 3 lebih layak untuk mewakili Jak & Daxter series. Mengapa layak? ini harus dijelaskan mulai dari Jak & Daxter pertama. Jak & Daxter adalah game platforming bertema cerah seperti Crash Bandicoot atau Mario Bros, yang target audiencenya anak-anak. BAM! Tiba-tiba ada twist! tema berubah drastis di Jak 2, yang pada mulanya game platforming linear langsung berubah jadi game Sandbox-cyberpunk futuristik. Ini membuat seluruh jagad gaming gentar. Dari semua game yang ada, kenapa malah Jak & Daxter yang berubah jadi mirip GTA? Is this a good move? yes it is. Jak jadi berpuluh-puluh kali lebih enjoyable di Jak 2. Ini GTA buat rating semua umur. 

once upon a time this was a platforming adventure,
now it's a Futuristic GTA.
Trus naughty dog mikir, gimana caranya membuat Jak lebih awesome dari ini? Caranya dengan membuat story lebih serius sekaligus menambah elemen distopia, Faksi berperang, serangan Alien, dan monster kolosal. Game yang pada awalnya mirip mirip Crash Bandicoot, jadi malah mirip Fallout

Once upon a time this was a platforming adventure, now it's
a kid's version of Fallout


2. Destroy All Humans!


Pernah main Xcom? Sebagai pasukan Xcom tugasmu adalah menghentikan serbuan alien di planet bumi. Nah bagaimana kalo situasinya dibalik? gimana kalo kali ini elo bermain jadi Alien yang menyerbu bumi? Game ini kalo gue bilang; Fantastis. Sebagai alien lo punya UFO sendiri, punya kekuatan psionic, bisa membaca pikiran, persenjataan canggih, dan paling keren bisa Body Snatch! Iya body snatch! lo bisa rasuki tubuh orang lain, jadi orang lain, berinteraksi jadi orang lain. Lo bisa snatch tubuh walikota, lo sekarang jadi walikota. ngadain pidato & memberlakukan edict! Musuhmu cuma The Men in Black doang koks~

Crypto menunjukan kemampuan Psionic nya
Seperti The Force di starwars.

Crypto menunjukan kemampuan body snatching nya
merasuki orang kribo
Seperti kata gue tadi, lo punya UFO sendiri.



1. War of The Monsters


Saya rasa Oneliner cukup buat yang satu ini.

"Ini adalah game paling rusuh sepanjang masa"





2 comments:

  1. Rasanya gw deh yang ngenalin lu Evil Dead: Fistful of Boomstick. Gw kan jaman dulu bener2 fanboy Evil Dead....

    PS: APAAN ITU 25 TO LIFE DIMASUKIN DALAM LIST INI HAH????? GANTI GAN, GAMENYA SAMPAH GAN

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi gue bagus gaan~
      Kalo ga setuju interupsi aja gaan~

      Delete